ANALISIS NILAI-NILAI BUDI PEKERTI PADA PANTUN BAHASA JAWA (PARIKAN) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

Tri Wijayanti, Mimin Dwi Jayanti

Abstract


Budi pekerti merupakan salah satu kunci membangun karakter luhur suatu bangsa. Seiring berkembangnya zaman, sikap budi pekerti pada masyarakat Indonesia mulai luntur hal ini ditandai dengan terjadinya krisis moral terutama pada generasi muda saat ini salah satu contohnya yaitu banyak terjadi kasus siswa yang tidak lagi menghormati gurunya. Oleh karena itu Budi pekerti penting ditanamkan sejak sedini mungkin baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah. Budi pekerti pada umumnya diajarkan melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah selain itu dapat pula diajarkan melalui muatan lokal bahasa jawa terutama pada materi parikan. Parikan merupakan sejenis pantun dalam bentuk bahasa jawa yang terdiri atas sampiran dan isi. Sampiran semata-mata diciptakan sebagai pengantar menuju isi yang sebenarnya dalam dua larik berikutnya. Pada bagian isi Parikan tersebut jika dianalisis mengandung nilai-nilai budi pekerti misalnya saja menanamkan sikap jujur, sabar, rendah hati, bertanggung jawab dan menghargai orang lain. Selain parikan dapat digunakan sebagai sarana menanamkan budi pekerti pada anak, dengan mempelajari parikan anak secara tidak langsung dapat melestarikan salah satu budaya lokal indonesia. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu penanaman nilai-nilai budi pekerti serta upaya melestarikan budaya lokal indonesia pada siswa sekolah dasar dapat terwujud melalui pantun bahasa jawa parikan.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 THE FKIP E - PROCEEDING