STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENYEBARAN TEKNOLOGI GREEN HOUSE DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR SITUBONDO

Sylva Alkornia

Abstract


Proses penyebaran teknologi green house di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Situbondo banyak sekali menuai kedala dalam pelaksanaannya. Hal tersebut juga terjadi dalam kasus penyebaran teknologi green house yang merupakan teknologi tepat guna, handal, dan murah yang dilakukan oleh SKB Situbondo. Dalam proses penyebaran ini terjadi konflik antara SKB Situbondo dengan petani mangga yang belum setuju mengikuti kegiatan penyebaran teknologi green house dengan berbagai alasan. Penelitian ini dilaksanakan di SKB Situbondo yang merupakan lokasi penyebaran teknologi green house. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi dan studi pustaka. Data penelitian divalidasi dengan menggunakan trianggulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan (1) konflik antara petani mangga dengan SKB Situbondo itu disebabkan adanya perbedaan pandangan antara keduabelah pihak, (2) penyebaran dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani mangga setelah musim panen berakhir dengan pamong belajar sebagai mediator, dan (3) komunikasi interpersonal berjalan dengan efektik dimana syarat-syarat efektivitas komunikasi telah dipenuhi yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Dengan terpenuhinya kelima syarat tersebut, komunikasi interpersonal telah berjalan dan diharapkan dapatmencapai tujuannya yaitu, mengubah sikap dan perilaku petani mangga.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 THE FKIP E - PROCEEDING